Wakapolresta Kendari Pimpin Edukasi SPG dan New Laika Di Tobimeita

Kendari
18 Agu 2022, 11:23:19 WITA
Wakapolresta Kendari Pimpin Edukasi SPG dan New Laika Di Tobimeita

Unit Pemberantas Pungutan Liar (UPP) Kota Kendari melaksanakan Sosialisasi Sapu bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di kelurahan tobimeita, Kecamatan Nambo, Kamis (18/08/2022). 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua UPP Kota Kendari, AKBP Saiful Mustofa, SIK.,M.Si bersama jajaran Inspektorat dan Dinas Kominfo. 

AKBP Saiful Mostafa mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan UPP itu dalam rangka mengedukasi Masyarakat terkait Suap Pungli dan Gratifikasi. 

Baca Lainnya :


Ketua UPP Kota Kendari, AKBP Saiful Mustofa, SIK.,M.Si


"Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjadi bagian dalam upaya pencegahan Suap, Pungli dan Gratifikasi sehingga program-program yang dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan," Ujar Wakapolresta Kota Kendari

Lebih lanjut AKBP Saiful Mostafa mengungkapkan, Melalui Aplikasi New Laika yang di hadirkan oleh pemerintah Kota Kendari, masyarakat sudah dapat mengakses layanan-layanan dengan mudah dan agar terhindar dari suap pungli dan Gratifikasi. 

"Hal ini perlu disosialisasikan agar dapat di akses oleh seluruh masyarakat Kota Kendari,"harapnya

Irban Investigasi Inspektorat Kota Kendari, Mulyadi M. ST. M.Si mengatakan, praktek gratifikasi harus segera dihindari untuk menyelamatkan diri dari tindakan melanggar hukum. 


Irban Investigasi Inspektorat Kota Kendari, Mulyadi M. ST. M.Si


"Selepas dari kegiatan ini kita berharap Bapak, ibu saudara sudah bisa mengenal apa itu Suap, Pungli dan Gratifikasi, sehingga tidak terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan," Ujarnya saat memberikan materi Gratifikasi. 

Kepala bidang penyelenggaraan egovernment Dinas Kominfo Kota Kendari, Wawan mengatakan, Aplikasi New LAIKA hadir untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan urusan Administrasi kependudukan dan menghindari terjadinya Suap, Pungli dan Gratifikasi," Ujarnya


Kepala bidang penyelenggaraan egovernment Dinas Kominfo Kota Kendari


"Jika kita ingin membantu pemerintah memberantas Suap Pungli dan Gratifikasi, Mari gunakan new Laika. Percaya, seratus rupiah pun bapak ibu tidak akan keluarkan alias gratis," Tegasnya. 

Lurah Tobimeita, Asjar mengatakan, sangat mengapresiasi Pelaksanaan Sosialisasi Saber Pungli dan Pengenalan Aplikasi New Laika oleh TIM UPP Kota Kendari yang berlangsung. menurutnya, kegiatan tersebut  banyak memberikan pembelajaran. 


Lurah Tobimeita, Asjar


" Kita berharap sosialisasi ini dapat terus dilakukan dalam upaya mencegah dari tindakan Suap, Pungli dan Gratifikasi,"harapnya

Ditempat yang sama, Ketua RT. 02/RW 01, Sitti Asmarani mengatakan, Sosialisasi yang berlangsung itu sangat bagus dan bermanfaat.


 Ketua RT. 02/RW 01, Sitti Asmarani


"Terkait Suap, Pungli dan Gratifkasi, Alhamdulillah kita sudah tau mana yang bisa dilakukan dan mana yang tidak. Kehadiran Aplikasi New Laika juga sangat bermanfaat sekali, artinya masyarakat yang ingin berurusan Administrasi tidak perlu lagi ke dinas terkait cukup download Aplikasinya kita sudah bisa melakukan urusan,"ungkapnya

Ketua LPM Kelurahan Tobimeita, Laode Nawir S.Pd mengapresiasi sosialisasi TIM UPP, ia berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat dapat mengetahui apa itu suap, pungli dan gratifikasi sehingga dalam pelaksanaanya nanti tidak ada lagi tindakan yang melanggar hukum. 

Terkait Aplikasi New LAIKA, Nawir  mengatakan, aplikasi tersebut sangat bagus sekali dan mempermudah masyarakat dalam melakukan pengurusan serta menghindari kontak yang berkepentingan dan pemangku jabatan. 


Ketua LPM Kelurahan Tobimeita, Laode Nawir S.Pd


"Saya kira masyarakat berterimakasih kepada pemerintah yang telah menghadirkan Aplikasi yang dapat mengatasi Suap, Pungli dan Gratifikasi ini, " Ujarnya

Diketahui, Penanganan pungutan liar dan gratifikasi menjadi salah satu program prioritas pemerintah. 

Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2016 tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar bertujuan mencegah penyelenggara negara terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan perbuatan yang berkaitan dengan pungutan liar dan gratifikasi. 

Hal ini sejalan dengan keputusan Wali Kota Kendari nomor 258 tahun 2021, tentang pembentukan Unit Pemberantasan Pungutan Liar di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara, (Kota Kendari). 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment